Selasa, 28 Januari 2020

Ingin Jual Mobil di Lelang Mobil Bekas? Ini 4 Dokumen yang Perlu Dipersiapkan





Anda berniat menjual mobil pribadi Anda? Ada banyak cara yang dapat Anda lakukan saat akan menjual mobil, baik itu menawarkan langsung mulut ke mulut, memasang iklan di media massa, membuat iklan di internet, hingga melalui lelang mobil bekas. Lelang mobil bekas dianggap cukup efektif bagi mereka yang berkeinginan menjual mobil, karena dengan mendaftarkan diri mengikuti lelang, Anda tak perlu repot-repot untuk membuat iklan dan menyebarkannya disana-sini. Nah sebelum itu, ada beberapa hal yang perlu Anda persiapkan!

Hal penting yang harus Anda lakukan sebelum menjual mobil Anda di lelang mobil bekas adalah menyiapkan segala kelengkapan dokumen atau surat-surat mobil yang akan Anda jual. Untuk memudahkan Anda, inilah dokumen kelengkapan yang perlu Anda persiapkan.

1.    Memeriksa STNK

Yang pertama, Anda perlu memeriksa kelengkapan surat-surat mobil yaitu STNK atau Surat Tanda Nomor Kendaraan. Yang perlu Anda perhatikan adalah pada bagian sudut kanan atas STNK, tercantum Nomor STNK, tanggal kapan STNK disahkan, serta siapa pejabat kepolisian yang bertanggung jawab dan menandatangani STNK. Anda harus memastikan nomor STNK dan tahun pengesahan adalah sama.   

2.    Memeriksa BPKB

Setelah itu, Anda perlu memperhatikan BPKB atau Buku Pemilik Kendaraan Bermotor secara seksama. Anda perlu membaca dan meneliti kembali setiap lembarnya, mulai dari halaman pertama, kedua, hingga halaman terakhir karena pada setiap halaman BPKB berisikan tentang segala informasi dan identitas mobil Anda. Setelah memperhatikan lembar demi lembar, Anda juga perlu memperhatikan Nomor BPKB serta Nomor Registrasi Polda. Untuk memastikan BPKB Anda adalah BPKB asli, perhatikan bagian halaman BPKB. Terdapat hologram bergambar Tri Brata Polri serta benang hologramnya akan tampak jika disinari menggunakan sinar ultra violet.

Terdapat beberapa perbandingan antara BPKB lama yang diproduksi dibawah tahun 2008, dengan BPKB baru yang diproduksi diatas tahun 2009. BPKB lama berwarna biru dan terdiri dari 22 lembar. Nomor BPKB dapat Anda lihat di bagian pojok kanan atas dan timbul, serta terdapat kode huruf pada akhir nomor BPKB. Selain itu  tidak tercantum nomor KTP pemilik pada data pemilik. 
Lalu untuk BPKB baru memiliki warna coklat kehijauan dan terdiri dari 20 lembar. Nomor BPKB tidak tercetak timbul, namun vertikal di bagian sisi kanan. Selain itu, tidak terdapat kode huruf pada bagian Nomor BPKB, serta tercantum nomor KTP pemilik pada bagian data pemilik.

3.    Memeriksa Lembar Pajak

Selain STNK dan BPKB, Anda juga harus memeriksa lembar pajak mobil Anda. Coba perhatikan dengan teliti lembaran pajak mobil Anda, pajak yang telah dibayar tentu otomatis akan divalidasi oleh Samsat, dan pada lembar pajak akan tercantum waktu pembayaran, mulai dari tanggal pembayaran, jam pembayaran, hingga berapa jumlah pajak yang dibayar.

4.    Memeriksa Faktur, VIN / NIK

Hal selanjutnya yang harus Anda persiapkan sebelum menjual mobil di lelang mobil bekas adalah memeriksa faktur atau surat lahir kendaraan Anda. Faktur umumnya dibuat rangkap 4 oleh ATPM, rangkap satu untuk disimpan dealer sebagai bukti telah menerima kendaraan dari pabrik atau produsen, rangkap dua disimpan pemilik sebagai tanda bukti transaksi kendaraan serta kepemilikan mobil baru, lalu dua rangkap yang lain dipegang kepolisian untuk dasar penulisan BPKB. Pada masing-masing lembar faktur tertulis jelas siapa tujuan faktur tersebut, sehingga tak dapat dipindahtangankan kepemilikannya.

Demikianlah dokumen-dokumen yang perlu Anda persiapkan sebelum memutuskan menjual mobil di lelang mobil bekas. Semoga informasi ini bermanfaat! 

Baca juga : Kok bisa mendapatkan harga tinggidari jual mobil di balai lelang?


EmoticonEmoticon